Air Terjun Parang Ijo, Karanganyar

Lereng Gunung Lawu tepatnya di Kabupaten Karanganyar memiliki beberapa air terjun cantik, Parang Ijo salah satunya.
Berjarak tidak jauh dari Air Terjun Jumog, dan hanya beberapa menit dari Candi Sukuh. Tempat ini sangat cocok bagi wisata keluarga, karena jalan menuju lokasi tidak terlalu berat, tidak seperti Air Terjun Jumog ataupun Grojogan Sewu yang harus melalui ratusan anak tangga dengan medan naik turun yang akan banyak menguras stamina.

Air Terjun Parang Ijo

Lokasi dan Akses

Air Terjun Parang Ijo terletak di Dusun Munggur, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Berjarak ± 33 km dari kota Solo dan menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam menggunakan kendaraan pribadi.

Dari Solo berjalan ke timur, beberapa saat setelah melewati Terminal Karangpandan ada pertigaan, ke arah kanan menuju Tawangmangu/Sarangan, beloklah ke kiri yaitu ke arah menuju Candi Cetho/Candi Sukuh. Sudah ada banyak papan petunjuk arah di sini, tidak perlu khawatir nyasar.
Jarak dari pertigaan ini menuju Air Terjun Parang Ijo sekitar 7 km, setelah melewati pos retribusi (kalau ke kanan ke arah Air Terjun Jumog), lurus saja mengikuti jalan aspal. Tidak jauh dari pos retribusi ada pertigaan lagi, lurus ke Candi Sukuh, ambil yang ke kiri sedikit terus naik serong ke atas. Setelah melewati perkampungan penduduk, tidak lama Anda akan sampai di lokasi.
Lokasi

Legenda

Pada tahun 1942 di sebuah dusun, ada sebuah pohon tua yang sangat besar dan didominasi warna hijau. Pohon ini dianggap keramat karena tidak bisa ditebang. Keberadaan pohon itu tidak lama, banjir besar (dikenal dengan nama banjir Baru Klinting oleh masyarakat sekitar) yang melanda daerah tersebut mampu menumbangkan pohon itu dan membawanya bersama derasnya arus. Banjir tersebut terjadi karena melimpahnya air sungai yang bermuara ke Kali Kluwak di mana pengakumulasian air ini tidak mampu dibendung lagi.

Akan tetapi dikarenakan daerah yang berbukit-bukit maka pohon tersebut tetap berdiri tegak dan mendapat tempat baru, di mana secara kebetulan menempati di antara tebing (parang), sehingga mempermudah aliran air dari atas tebing menuju lembah melalui batangnya. Aliran air yang terus menerus membuat pohon semakin hijau dengan timbulnya lumut-lumut. Keanehan lain dari pohon ini ialah jika pohonnya dibacok maka akan keluar cairan berwarna merah seperti halnya manusia.

Air Terjun Parang Ijo

Setelah memarkirkan kendaraan di tempat parkir, berjalan ke arah loket masuk yang terletak tidak jauh. Tarif masuk ke tempat ini dibagi menjadi dua, wisatawan lokal dan turis asing, karena penulis berasal dari bangsa Saiya maka dikenakan tarif Rp10.000/orang.
Tempat parkir yang cukup luas
Loket Masuk
Jalan menuju air terjun cukup datar, menuruni beberapa anak tangga, sekitar 200 meter Anda akan sampai di air terjun. Beberapa meter dari pintu masuk terdapat air terjun mini. Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi pemandangan perkebunan penduduk dan aliran sungai kecil di bawah air terjun yang cukup jernih dan segar. Debit air yang tidak terlalu deras dan kedalaman air yang hanya beberapa centimeter saja membuat tempat ini sangat cocok bagi keluarga, dan mungkin kurang cocok bagi Anda yang punya kebiasaan akrobat seperti salto atau koprol di air terjun.
Jalan dari pintu masuk

Menuruni beberapa anak tangga

Air terjun mini di sebelah kiri dari Anda berjalan

Sungai dengan banyak bebatuan

Aliran sungai yang jernih
Debit air yang tidak terlalu deras
Terdapat beberapa fasilitas di tempat ini, diantaranya panggung dangdut, gardu pandang, Flying Fox dengan tarif Rp10.000/orang, kolam renang anak, toko souvenir dll.
Panggung Dangdut, tapi sayang sang Biduan belum datang
Gardu Pandang

Kolam Renang Anak

Toko Souvenir
Setelah puas berbasah-basahan di air terjun, Anda bisa menikmati beberapa makanan di sini, termasuk makanan khas tempat ini yaitu Sate Kelinci dengan harga Rp15.000/porsi.
Selamat makan!

Tiket Masuk dan Fasilitas

  • Parkir sepeda motor Rp3.000
  • Parkir mobil Rp5.000
  • Parkir bus Rp7.000
  • Tiket masuk wisatawan lokal hari biasa Rp3000/orang, hari libur Rp5.000/orang
  • Tiket masuk turis asing Rp10.000
Beberapa fasilitas yang tersedia di tempat ini:
  • Tempat parkir
  • Gardu pandang
  • Saraswati
  • Lingga Yoni
  • Tempat bersantai
  • Taman bermain
  • Flying Fox
  • Kolam renang
  • Toilet
  • Mushola
  • Warung makan
  • Toko souvenir

Akomodasi

Terdapat beberapa homestay di sekitar Air Terjun Parang Ijo ini, dengan harga bervariasi antara Rp50.000 hingga Rp100.000/malam untuk hari biasa. Untuk hari libur sebaiknya nego dulu dengan pemilik homestay, karena pengalaman penulis ada satu tempat di mana tarif dikenakan per jam yaitu sebesar Rp25.000.

Selamat berlibur!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Air Terjun Parang Ijo, Karanganyar"

Posting Komentar