River Tubing Sungai Pusur, Sensasi Menyusuri Sungai yang Sempit

Anda menyukai wisata air atau memacu adrenalin menyusuri arus sungai yang cukup deras?
Berkunjunglah ke Klaten, ada sebuah sungai yang tidak terlalu besar yang kurang lebih setahun yang lalu oleh masyarakat sekitar dikelola untuk dijadikan wisata river tubing.

River tubing adalah kegiatan meluncur di atas permukaan sungai yang berarus ringan dengan menggunakan ban dalam mobil/truk. Berbeda dengan rafting yang biasanya dilakukan di sungai yang berarus deras secara berkelompok dan menggunakan perahu karet serta dayung. Seperti layaknya rafting, peserta juga dilengkapi dengan helmet, pelampung, pelindung lengan, serta pelindung lutut.

River Tubing Sungai Pusur

Lokasi

Sungai Pusur melintasi wilayah Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Terletak di antara Pemandian Cokro dan Umbul Ponggok, river tubing Sungai Pusur ini menambah daftar wisata di Kabupaten Klaten.
Berjarak sekitar 25 km dari pusat Kota Solo dan menempuh waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Untuk memulai petualangan menyusuri sungai ini, Anda harus menuju ke basecamp yang terletak di Dusun Jragan, Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, Klaten.
Lokasi

Menyusuri Sungai

Harga paket untuk menyusuri sungai ini bervariasi antara 40 ribu hingga 60 ribu, rombongan kami menggunakan paket hemat 40 ribu.
Dari basecamp menuju start point kira-kira menempuh perjalanan selama 20 menit, peserta diangkut menggunakan mobil pick up menyusuri area persawahan dan pemukiman penduduk.
Foto belakang dari kiri ke kanan: Anton, Parjo Paolo, Siva, Linda, Hendro, Uki NOAH
Foto Depan: Eksan dan Juru Kunci
Hujan Deras Menyambut Perjalanan Kami Menuju Start Point
Start Point Terletak di Dusun Ploso

Diawali dengan Aksi Terjun Bebas dari Ketinggian ±10 meter
Buat Adik-Adik Jangan Meniru Adegan Ini Tanpa Keahlian Khusus
Sungai Pusur ini mempunyai arus yang tidak terlalu deras, dan lebar sungai yang cukup sempit. Jadi Anda harus berhati-hati menyusuri sungai ini. Di spot-spot tertentu Anda harus berjalan kaki, karena aliran sungai tidak bisa dilalui ban. Kalau dipaksakan mengakibatkan ban bocor dan tidak bisa digunakan lagi, seperti yang dialami teman saya, sebut saja Parjo Paolo (bukan nama sebenarnya-red).
Berjalan Kaki Karena Tidak Bisa Dilalui Ban
Menyusuri Sungai di Bawah Pohon Bambu

Mirip Anggota Basarnas belum?

Di Bawah Jembatan Polan
Setelah melewati beberapa pohon bambu, Anda akan tiba di titik yang mirip air terjun dengan ketinggian ± 5 meter. Adrenalin dan keberanian Anda benar-benar diuji di sini, apakah memutuskan untuk melompat atau meluncur menggunakan ban? Kalau memutuskan melompat, berhati-hatilah karena sudut kemiringan di titik ini tidak tegak lurus 90 derajat, melainkan agak miring. Jadi Anda harus melompat agak jauh ke depan untuk menghindari benturan dari batu.
Ketinggian ± 5 meter

Cowok Meluncur Pakai Ban? Hmmm

Dua Sejoli yang Akhirnya Bertubrukan di Bawah Karena Kurangnya Komunikasi dan Toleransi *halah

Foto Bersama Dulu, Sebelum Satu per Satu Peserta Turun ke Bawah

Laki Fearless mah Lompat

Bu Guru Seneng Banget Sepertinya :-D
Setelah menempuh setengah perjalan, waktunya istirahat sambil menikmati makanan ringan fasilitas dari river tubing Sungai Pusur ini. Selain teh panas, peserta juga bisa menikmati biskuit, pisang rebus, dan keripik singkong. Untuk harga paket wisata yang 60 ribu, ada tambahan makan besar (nasi) dan kelapa muda.
Mbaknya Makannya Banyak Banget

Teh Panas, Biskuit, Pisang Rebus, dan Keripik Singkong
Setelah beristirahat, petualangan yang sebenarnya akan dimulai. Lebar sungai yang mulai menyempit, arus yang mulai deras, batu-batu yang semakin tajam, dan mantan sampah yang berserakan di sungai akan menjadi pemandangan kali ini.
Batuan Yang Cukup Besar dan Tajam

Medan yang Mulai Menyempit





Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam dan berjarak kurang lebih 3 kilometer, akhirnya FINISH!




Kuota minimal untuk river tubing Sungai Pusur ini adalah 5 orang, dan maksimal untuk sekali perjalanan adalah 25 orang.
Sedikit saran dari penulis (no offense) untuk pengelola Sungai Pusur, untuk ke depannya supaya dilengkapi peralatan keamanannya. Pelindung siku dan lutut sangat penting, mengingat sempitnya sungai. Apalagi kemarin setidaknya saya melihat ada dua pemandu yang mengalami lecet-lecet.
Setidaknya Seperti Ini Sudah Cukup Aman

Tiket Masuk dan Fasilitas

  • Paket Wisata Rp40.000 (fasilitas: pemandu, foto dengan kamera DSLR, helmet dan pelampung) Service makan ringan: teh panas, biskuit, pisang rebus, keripik singkong.
  • Paket Wisata Rp60.000 (Fasiltas seperti di atas, ditambah makan besar dan kelapa muda)
  • Parkir gratis
  • Tempat ibadah
  • Kamar mandi
*harga bulan Desember 2016

Kontak basecamp bisa menghubungi Mas Muklis (085647487604)

Ucapan Terima Kasih

  • Rekan-rekan dari Milanisti Solo Raya (Basis Klaten khususnya)
  • Pengelola, pemandu, dan fotografer river tubing Sungai Pusur yang sudah banyak membantu
Semoga bermanfaat dan selamat berpetualang!

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "River Tubing Sungai Pusur, Sensasi Menyusuri Sungai yang Sempit"

  1. artikelnya asik informatif. terimakasih sudah berbagi.

    mampir mas ke warung kata pusur. http://warungkatapusur.blogspot.co.id/2016/12/warungkatapusur.html. dari jembatan polan, tinggal sacrut tuh. temans RTP biasa juga nongkrong untuk nobar sambil nyeruput teh biru dan kombucha bunga telang.

    BalasHapus
  2. Terima kasih sudah mampir di blog saya.

    Iya, kapan-kapan kalau ada kesempatan ke sana lagi, saya usahakan mampir di Warung Kata.

    BalasHapus
  3. Mhn ijin kami share ke blog kami ya di desaklaten.com terimakasih

    BalasHapus